KELOMPOK SOSIAL GERABAH DESA BALONGAN

Nama:Lilis ikroatus saadah
Kelas:XI IPS 3
No absen:13

Desa Balongmulyo kecamatan Kragan kab.Rembang,selain pantaii desa ini juga terdapat kelompok sosial pengrajin gerabah balongan.gerabah Balongan disebut sebagai pelopor/kawasan 
Penyokong budaya tembikar Manusia Plawangan sebelum masa keberadaan kelompok ini dianggap unik karena menyimpan pengetahuan, tekhnologi,dan produk yang ramah lingkungan.

Bermula dari nenek moyang yang juga sebagai pengrajin gerabah.sempat juga didatangkan tenaga kerja dari Jepara supaya bisa membimbing masyarakat desa mbalungmulyo seperti apa sii cara membuat gerabah.Namum,karena tidak ada yang mengkoordinir lagii,sehingga kegiatan itu berhenti.setelah adanya destinasi wisata barulaah muncul kelompok sosial gerabah yang diberi nama kundi.Nama Kundi sendiri merupakan istilah zaman dahulu yang berarti pembuat gerabah.

Dibandingkan dengan tahun 89 anggota kelompok sosial gerabah Bongan sangat menurun,dari 500 kartu di Desa mbalungmulyo hanya 10-25% saja yang masih menjadi pengrajin gerabah.Hal itu disebabkan karena dari segi pemasaran,harga,dan sebagainya kalah dengan produk plastik.Didesa ini juga tidak memungkinkan untuk adanya pertambahan penduduk dikarenakan lebih luasnya lahan pertanian yang bisa dijadikan untuk permukiman penduduk.

Tahapan membuat gerabah: mengambil tanah liat,lalu tanah liat diinjak injak(campurkan dengan pasir pilihan),dibungkus menggunakan terpal atau karung goni,setelah itu baru dimulai membuat gerabah sesuai dengan pesanan.Pewarnaan biasanya menggunakan Kuru (bebatuan alami berwarna merah).Pasir yang digunakan biasanya berasal dari sumur Tawang,woro,paling jauh daerah Bojonegoro dan Tuban.Alat yang digunakan masih sangat tradisional yaitu"merbot"(alat yang memutar),pembakaran dilakukan dengan jerami atau serabut padi.
Janis gerabah yang dibuat juga berfariasi seperti layar(cobek),enton(kuali kecil),wajan,tangkepan(wadah ari²), jaringan,dan masih banyak lagi.

Ada juga hal hal yang menjadi hambatan untuk membuat gerabah seperti kebutuhan masyarakat diluar desa peminatnya jarang karena adanya alat² sintetis,nilai jual yang belum begitu mahal karena kurangnya Sumber Daya Manusia terkait dengan kreativitas.

Rencana desa pada kedepannya mulai dari tahun 2022 akan diadakan Bupdes bersama yang bertujuan untuk pengembangan produk gerabah, dibuatkannya galeri seni untuk para perajin gerabah,dan setiap minggunya ada penglihatan cara membuat gerabah,bahkan pengunjung pun bisa mempraktekkan secara langsung cara membuat gerabah.Cara agar gerabah Balongan bisa memajukan desa Balongan yaitu dengan cara sosialisasi untuk memperkenalkan produk gerabah ciri khas dari Balongan,bisa juga setiap ada event dimunculkannya gerabah sebagai sovenir.

Postingan populer dari blog ini

ANALISA KONFLIK: EGOISME PENYEBAB TERJADINYA TAWURAN??